Penurunan kekayaan Elon Musk terjadi setelah saham SpaceX terus melemah dan berada di bawah harga penawaran umum perdana di 135 dolar AS. Pada perdagangan Kamis waktu setempat, saham SPCX berada di level 131,11 dolar AS, sehingga menggerus kekayaan Musk hingga 22,6 miliar dolar AS atau setara Rp404 triliun.
Berdasarkan perhitungan terbaru, kekayaan bersih Musk kini mencapai 838,1 miliar dolar AS atau setara Rp15 kuadriliun. Meski turun, Musk masih mempertahankan posisinya sebagai orang terkaya di dunia, di atas pendiri Google Larry Page yang memiliki kekayaan 290,3 miliar dolar AS dan Sergey Brin sebesar 267,8 miliar dolar AS.
Musk diketahui memiliki sekitar 4,8 miliar lembar saham SpaceX dan 350 juta opsi saham tambahan, serta menguasai sekitar 700 juta lembar saham Tesla. Sebelumnya, kekayaan Musk sempat mencapai rekor tertinggi sebesar 1,45 triliun dolar AS pada 16 Juni 2026, ketika saham SpaceX menembus level tertinggi sepanjang masa di atas 225 dolar AS per saham.
Kekayaan Musk diperkirakan akan terus berfluktuasi seiring dengan pergerakan saham SpaceX dan Tesla. Namun, untuk saat ini, Musk masih mempertahankan posisinya sebagai orang terkaya di dunia, dengan kekayaan yang sangat besar dan pengaruh yang signifikan di dunia bisnis dan teknologi.