Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengumumkan bahwa pihaknya akan memberikan santunan bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)/Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) 2026 yang meninggal saat latihan dasar militer (latsarmil). Total santunan yang diberikan mencapai Rp118 juta.
Menurut Donny, Kementerian Pertahanan telah memberikan santunan atau pun perawatan dukungan terhadap calon manajer yang gugur, baik dalam bentuk pemulangan jenazah, pemakaman, juga hingga uang. Kemhan juga turut membantu pengurusan proses santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. "Santunan tadi yang dari Kementerian Pertahanan kita berikan Rp50 juta, kemudian untuk yang dari BPJS itu kemungkinan sekitar Rp42 juta. Kami belum tahu angka pastinya karena ini sudah kami proses ya terkait yang dari BPJS Ketenagakerjaan," kata Donny.
Donny juga menjelaskan bahwa santunan bagi calon manajer yang sakit dan meninggal berbeda nilainya. Untuk itu, dia berkata, pihaknya akan melihat lebih dulu kriteria penerima santuna tersebut. "Karena kan ada meninggal karena kecelakaan atau meninggal karena sakit. Nah ini nanti kita lihat kriterianya apakah masuk kecelakaan atau masuk karena sakit," kata Donny.