Politik

Kemunduran Demokrasi di Indonesia

Senin, 01 Juni 2026, 12:11 WIB 6 views 1 menit baca
Kemunduran Demokrasi di Indonesia
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pimpin upacara hari lahir Pancasila. (Liputan6.com/Winda Nelfira)
Bagikan:

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta Selatan menjadi momentum bagi Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, untuk menyampaikan keprihatinannya tentang kemunduran demokrasi di Indonesia. Menurut Hasto, praktik penyelenggaraan negara saat ini telah menjauh dari prinsip-prinsip demokrasi dan supremasi hukum, sehingga berubah menjadi demokrasi yang sentralistik dan otoriter.

Hasto menuturkan bahwa sistem hukum yang seharusnya mengedepankan keadilan, kini telah berubah orientasi dan menjadi tunduk pada kepentingan kekuasaan. Bahkan, aparat penegak hukum dan aparatur negara telah kehilangan derajatnya sebagai penjaga hukum dan berubah menjadi alat mobilisasi elektoral dan pelindung elit kekuasaan. Kondisi ini telah memunculkan kritik yang kuat tentang kriminalisasi politik dan penegakan hukum.

PDIP melakukan refleksi terhadap dinamika politik yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir dan meminta maaf kepada masyarakat atas perubahan watak kekuasaan akibat ambisi kekuasaan. Hasto juga menekankan bahwa supremasi hukum sangat penting untuk membangun fondasi politik dan ekonomi yang kuat, sehingga Indonesia dapat menopang pembangunan nasional yang berkelanjutan.

D

Penulis

Darma Yudhistira

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait