Peluncuran koleksi jam tangan saku terbaru hasil kolaborasi Audemars Piguet dan Swatch memicu kehebohan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Banyak penggemar horologi rela mengantre sejak pagi buta di depan gerai Swatch yang berlokasi di mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, dan Pacific Place, Jakarta Selatan, demi mendapatkan seri bertajuk Royal Pop Collection.
Antrean pengunjung mengular, bahkan sejak sebelum mal dibuka. Saking ramainya, petugas keamanan setempat pun dilaporkan harus turun tangan menertibkan barisan massa yang terus bertambah. Pihak Swatch pun mengeluarkan pernyataan tertulis perihal situasi tersebut, meminta pelanggan tidak terburu-buru datang ke toko mereka dalam jumlah besar untuk mendapatkan produk ini.
Kolaborasi AP x Swatch sangat diminati karena perpaduan desain avant-garde yang mendobrak pasar horologi tradisional. Koleksi ini membawa elemen desain ikonis dari seri legendaris Audemars Piguet, yakni Royal Oak, dan menggabungkannya secara brilian dengan kecerdikan modular dari lini POP Swatch yang penuh warna khas era 1980-an.
Jam saku bergaya Lépine atau Savonnette ini hadir dengan material inovatif berbahan Bioceramic, yang menghasilkan struktur casing yang kokoh, ringan, dan sangat nyaman dalam menyesuaikan suhu tubuh pengguna. Setiap jam ditenagai oleh versi mekanis putar tangan hand-wound terbaru dari mesin andalan SISTEM51, yang didesain dengan sentuhan energi Pop Art.
Royal Pop Collection dirancang untuk eksplorasi gaya yang tanpa batas, dengan delapan varian memukau yang menonjolkan ragam warna atraktif. Para kolektor dapat memilih satu dari delapan varian, yaitu Otto Rosso, Huit Blanc, Green Eight, Blaue Acht, Lan Ba, OTG Roz, Ocho Negro, dan Orenji Hachi.
Harga AP x Swatch Royal Pop Collection dibanderol mulai dari Rp 8 jutaan, dan bisa dibeli di Grand Indonesia dan Pacific Place. Kesuksesan dari peluncuran produk inovatif ini membuktikan reputasi dari kedua perusahaan tersebut, Audemars Piguet dan Swatch, sebagai ikon pembuat jam Swiss yang terus merevolusi cara dunia menikmati jam mekanis.