Pendidikan

Kolaborasi Kemenag dan Pijar Foundation untuk Membuka Akses Ekonomi Digital Mahasiswa PTKI

Kamis, 11 Juni 2026, 22:10 WIB 7 views 2 menit baca
Kolaborasi Kemenag dan Pijar Foundation untuk Membuka Akses Ekonomi Digital Mahasiswa PTKI
Sumber gambar: kompas.com
Bagikan:

Kesenjangan antara teori di ruang kuliah dan kebutuhan nyata di dunia industri masih menjadi tantangan besar bagi dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Guna menjembatani jarak tersebut dan membuka akses yang lebih setara terhadap peluang ekonomi digital, Kementerian Agama Republik Indonesia dan Pijar Foundation berkolaborasi untuk mengintegrasikan program inovasi talenta.

Integrasi ini melibatkan penggabungan program Future Talent Hub dengan PRIMA Magang PTKI, yang bertujuan untuk membangun jalur kesiapan kerja lebih utuh bagi mahasiswa PTKI. Melalui kerja sama tersebut, model pembelajaran dan pengembangan talenta yang telah dijalankan Future Talent Hub akan diselaraskan dengan kebijakan, sistem akademik, serta pelaksanaan PRIMA Magang PTKI.

Direktur PTKI Kemenag, Prof. Syahiron Syamsuddin, menyatakan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori, tetapi juga perlu memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk kemampuan digital. Kerja sama dengan Pijar Foundation menjadi terobosan penting untuk memperluas kesempatan magang bagi mahasiswa PTKI agar mereka memperoleh keterampilan tambahan dan lebih siap memasuki dunia kerja setelah lulus.

Future Talent Hub sendiri merupakan program pengembangan talenta yang diinisiasi Pijar Foundation bersama Temasek Foundation. Program ini dirancang untuk membantu mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kebutuhan industri melalui pembelajaran praktis, mentorship, proyek berbasis kasus nyata, pengembangan karier, dan kesempatan magang.

Direktur Eksekutif Pijar Foundation, Cazadira Fediva Tamzil, mengatakan bahwa integrasi ini menjadi langkah penting memperluas model Future Talent Hub melalui ekosistem pendidikan tinggi keagamaan. "Future Talent Hub dibangun atas keyakinan sederhana bahwa setiap anak muda Indonesia, dari mana pun mereka berasal, harus memiliki akses yang setara terhadap peluang di ekonomi digital," ujarnya.

E

Penulis

Eira Orelia

Penulis di Jagad Info

Sumber: kompas.com kompas.com

Berita Terkait