Nasional

Latihan Dasar Militer Calon Manajer Kopdes Tidak Bertujuan Membentuk Prajurit TNI

Minggu, 28 Juni 2026, 08:14 WIB 27 views 2 menit baca
Konon, Latsarmil Calon Manajer Kopdes Bukan Untuk Membentuk Prajurit TNI
Konon, Latsarmil Calon Manajer Kopdes Bukan Untuk Membentuk Prajurit TNI
Bagikan:

Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan bahwa Latihan Dasar Militer (Latsarmil) yang dilakukan terhadap calon manajer Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tidak bertujuan untuk membentuk prajurit TNI. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia.

Gede menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membentuk karakter, kepemimpinan, disiplin, dan profesionalisme peserta, yang tetap berfokus pada tugas sipil mereka sebagai calon manajer koperasi. "Para peserta akan mendapatkan pelatihan yang mencakup materi bela negara dan manajerial," ujarnya. Hal ini bertujuan untuk membangun karakter, disiplin, integritas, kerja sama, tanggung jawab, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Gede menekankan bahwa kegiatan ini memiliki relevansi dengan pertahanan negara melalui peran strategis koperasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Dia menambahkan bahwa pembentukan calon manajer koperasi yang memiliki karakter dan jiwa kepemimpinan sejalan dengan semangat pembangunan nasional dan pertahanan negara. "Latihan ini disusun secara terukur dengan mempertimbangkan latar belakang peserta sebagai masyarakat sipil dan tidak disamakan dengan pendidikan militer," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Komponen Cadangan (Kapus Komcad) Brigjen TNI Hengki Yuda Setiawan menegaskan bahwa porsi latihan dalam Latsarmil tidak mengarah pada pembentukan personel militer. Ia menyatakan bahwa fokus utama dalam pelatihan adalah kedisiplinan, integritas, dan etos kerja. "Kami juga menerima peserta yang memiliki disabilitas, menunjukkan bahwa Latsarmil tidak mengutamakan aspek fisik dalam pelatihan," ungkapnya. Hengki juga menyampaikan bahwa Kemhan telah meminta Kementerian Kesehatan untuk melakukan screening terhadap semua peserta guna menghindari potensi masalah di masa mendatang.

Dengan demikian, Kemhan berkomitmen untuk memastikan bahwa program Latsarmil ini tetap berfokus pada pengembangan kemampuan manajerial dan karakter, bukan untuk membentuk anggota militer.

J

Penulis

Jaya Abdi

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait