JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mengungkapkan bahwa pelatihan untuk calon manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) seharusnya lebih difokuskan pada aspek manajerial. Pernyataan ini disampaikan menyusul kejadian tragis di mana tiga peserta Program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).
Kang TB menegaskan bahwa pelatihan seharusnya lebih menitikberatkan pada penguatan kapasitas organisasi dan pelatihan teknis yang relevan. Ia menyatakan, "Fokus utama sebaiknya diberikan pada pelatihan manajemen koperasi saja." Kejadian meninggalnya peserta harus dijadikan evaluasi mendalam terhadap desain pelatihan yang mengadopsi metode militer. Menurutnya, pelatihan militer hanya bertujuan untuk membangun kekompakan, disiplin, dan kebersamaan, seperti baris-berbaris dan senam pagi.
Lebih lanjut, Kang TB menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan yang ketat sebelum peserta mengikuti aktivitas fisik. "Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara benar dan ketat oleh tim dokter. Jika proses skrining kesehatan tidak akurat, dapat menimbulkan risiko yang fatal," ujarnya. Ia juga menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme seleksi kesehatan, intensitas latihan, dan pengawasan medis selama kegiatan.
Dua peserta program SPPI Koperasi Desa (Kopdes) Kelurahan Merah Putih dan KNMP 2026, Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq, meninggal dunia pada 17 dan 18 Juni 2026 saat mengikuti latsarmil di lokasi yang berbeda. Anisa meninggal akibat gangguan kesehatan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan, sedangkan Yonanda di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja. Belakangan, Kemhan juga menginformasikan bahwa Novia Rahmadhani Sihotang, peserta lainnya, meninggal pada 23 Juni 2026.
Kang TB menegaskan bahwa keselamatan peserta harus menjadi prioritas utama, dan program yang bertujuan membangun kapasitas sumber daya manusia tidak boleh mengorbankan kesehatan dan keselamatan peserta. Dengan insiden ini, diharapkan akan ada perbaikan dalam pelatihan yang diberikan ke depannya.