Mahasiswi S2 Harvard Graduate School of Education (HGSE) asal Indonesia, Allegra Jade Dreanda Isdar, mendapat kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitiannya dalam acara wisuda pada 28 Mei 2026 lalu. Allegra dipilih oleh panitia seleksi yang terdiri dari dosen, staf, dan mahasiswa untuk menjadi salah satu pembicara tahun ini.
Allegra menyelesaikan studi Master di jurusan Human Development and Education. Ia memiliki ketertarikan tinggi pada pendidikan dan kesehatan anak usia dini. Allegra telah memimpin penelitian di Asia Tenggara tentang pendidikan dan kesehatan anak perempuan, stigma sosial, dan mengajar di kelas anak usia dini.
Allegra membuka pidatonya dengan menekankan bahwa kita tidak boleh berhenti untuk melakukan eksplorasi. Ia menekankan pentingnya memahami masalah dari sudut pandang yang berbeda. Penelitian Allegra di Papua membahas tentang masalah guru yang tidak datang ke sekolah, sehingga anak-anak tidak belajar.
Allegra dan timnya menyimpulkan bahwa masalah sistemik yang besar membutuhkan solusi sistemik yang besar dan kompleks pula. Mereka menemukan bahwa guru bukan tidak mau datang, tetapi tidak memiliki akses untuk datang ke sekolah. Allegra menekankan bahwa langkah ini tidak dilakukan maka kita berisiko memperlakukan orang sebagai objek yang harus dikelola daripada orang yang harus dipahami.
Allegra diketahui merupakan anak dari pasangan Isdar Andre dan Amanda Pattiasina. Ia merupakan cucu dari politikus Tenri Olle Yasin Limpo sekaligus cicit dari tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia asal Sulawesi Selatan, H.M. Yasin Limpo. Dengan demikian Allegra merupakan keponakan dari mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.