Presiden ke-5 RI Megawati Sukarnoputri baru-baru ini menyoroti kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, dan mempertanyakan pengadilan militer dalam kasus tersebut. Menurut Megawati, sebagai korban, Andrie Yunus berhak meminta kejelasan proses hukum dan memilih jenis pengadilan yang diinginkan.
Megawati mengungkapkan keprihatinannya terhadap kasus tersebut dan mempertanyakan mengapa kasus itu harus disidangkan di Pengadilan Militer. "Saya prihatin sekali yang masalah anak yang disiram air keras (Andrie Yunus). Saya lihat, lho kok lucu ya? Ini pertanyaan bagi para orang pintar, sebenarnya kalau seperti itu pengadilannya, apakah harus pengadilan militer ataukah pengadilan sipil?" ujarnya.
Megawati menekankan bahwa korban berhak meminta kejelasan proses hukum dan memilih jenis pengadilan yang diinginkan. "Bolehkah seseorang itu yang menjadi korban itu meminta melalui pengadilan, pengadilan apa yang dia inginkan? Monggo tolong dijawab, tolong dipikirkan. Bahwa kok tiba-tiba masuknya ke pengadilan militer? Pusing saya," katanya.
Kasus Andrie Yunus telah menarik perhatian banyak pihak, dan Megawati berharap bahwa kasus tersebut dapat diatasi dengan adil dan transparan. Dengan demikian, korban dapat memperoleh keadilan yang diinginkan, dan proses hukum dapat berjalan dengan lancar.