Nasional

Mendorong Kemandirian Difabel Melalui Pemanfaatan Teknologi AI oleh Lestari Moerdijat

Jumat, 17 Juli 2026, 22:06 WIB 40 views 2 menit baca
Bangun Kemandirian Difabel, Lestari Moerdijat Dorong Pemanfaatan Teknologi AI
Bangun Kemandirian Difabel, Lestari Moerdijat Dorong Pemanfaatan Teknologi AI
Bagikan:

JAKARTA - Lestari Moerdijat, yang menjabat sebagai Wakil Ketua MPR, menegaskan bahwa penggunaan artificial intelligence (AI) untuk penyandang disabilitas perlu ditingkatkan. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk memenuhi amanat konstitusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, termasuk bagi seluruh warga negara yang memiliki disabilitas.

"Pemanfaatan AI bagi disabilitas merupakan bagian pelaksanaan amanat konstitusi," ungkap Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat (17/7). Dia menambahkan bahwa teknologi kecerdasan buatan kini menjadi harapan baru bagi penyandang disabilitas di tanah air.

Menurut Lestari, AI dapat berfungsi sebagai alat bantu yang efektif untuk meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas, mulai dari pengenalan objek di sekitar hingga penerjemahan bahasa isyarat. "Teknologi ini menawarkan berbagai fitur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik," jelasnya.

Dia juga menyoroti bahwa untuk penyandang tunanetra, teknologi seperti computer vision dapat membantu mendeskripsikan gambar dan lingkungan sekitar. Sementara itu, bagi penyandang tunarungu, fitur transkripsi ucapan ke teks dan penerjemahan bahasa isyarat dapat memperluas akses komunikasi.

Lestari mengungkapkan bahwa data dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menunjukkan bahwa pada Juni 2025, terdapat 3.128 mahasiswa disabilitas yang menempuh pendidikan di 282 perguruan tinggi, menandakan semakin terbukanya akses pendidikan tinggi bagi mereka.

Namun, dia juga mencatat bahwa menurut Badan Pusat Statistik, sekitar 70 persen penyandang disabilitas masih bekerja di sektor informal. "Penguasaan AI dapat menjadi akselerator untuk membuka peluang ekonomi dan meningkatkan produktivitas penyandang disabilitas," tambahnya.

Lestari Moerdijat menekankan bahwa dengan pendekatan yang tepat, AI dapat berfungsi sebagai alat keadilan sosial, memastikan bahwa transformasi digital di Indonesia menciptakan keadilan bagi seluruh rakyat, termasuk penyandang disabilitas.

V

Penulis

Vina Maharani

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait