Nasional

Misteri Kematian Dokter Icha: Alumni FK Undana Minta Penyelidikan Terbuka

Selasa, 30 Juni 2026, 20:27 WIB 34 views 2 menit baca
Misteri Kematian Dokter Icha: Ikatan Alumni FK Undana Desak Polisi Buka Hasil Penyelidikan ke Publik
Misteri Kematian Dokter Icha: Ikatan Alumni FK Undana Desak Polisi Buka Hasil Penyelidikan ke Publik
Bagikan:

Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana (Undana) di Kupang mendesak Mabes Polri untuk menyelidiki secara tuntas kematian dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni, atau yang akrab disapa dr. Icha. Mereka menginginkan pembentukan tim independen, mengingat adanya indikasi bahwa korban mengalami intimidasi dari oknum anggota DPRD Timor Tengah Utara sebelum meninggal.

Pada konferensi pers yang berlangsung di Gedung Dekanat Fakultas Kedokteran Undana, perwakilan alumni, dr. Bilberton, menyatakan, "Kami minta agar Kapolri membentuk tim khusus, tetapi independen, untuk menangani perkara tersebut, serta mengungkap hasil penyelidikan secara terbuka kepada masyarakat." Ia menjelaskan bahwa terdapat sejumlah peristiwa yang perlu diselidiki secara menyeluruh oleh pihak kepolisian.

Alumni juga meminta agar polisi memeriksa tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara yang diduga mengintimidasi dr. Icha, yang berujung pada tindakan bunuh diri. "Kami juga meminta agar polisi memeriksa ketiganya untuk mengungkap kasus ini," tambahnya. Mereka juga meminta dukungan masyarakat dan media untuk mengawal transparansi kasus ini.

Rekan alumni lainnya, dr. Eky Gonang, menegaskan pentingnya memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini, tanpa memandang jabatan. Mereka menegaskan tidak akan membiarkan upaya penutupan kasus kematian dr. Icha yang diduga akibat intimidasi oleh anggota DPRD. Selain itu, mereka juga mendesak Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara untuk menyelidiki dugaan pelanggaran etik oleh ketiga anggota DPRD tersebut.

Sejumlah pimpinan partai berkomitmen untuk memecat ketiga anggota DPRD jika terbukti bersalah. Dalam acara tersebut, hadir pula pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi NTT dan perwakilan dari Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI), menunjukkan dukungan yang luas terhadap kasus ini.

A

Penulis

Ananta Prana

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait