Pramono melakukan pemantauan terhadap stok bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG di Jakarta. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dampak dari gejolak global yang dapat mempengaruhi ketersediaan bahan bakar di ibu kota.
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa stok BBM dan LPG di Jakarta cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi dampak dari gejolak global yang dapat menyebabkan kelangkaan bahan bakar.
Langkah ini menunjukkan upaya serius untuk menghadapi tantangan global yang dapat mempengaruhi ketersediaan bahan bakar di Jakarta. Dengan pemantauan yang ketat, diharapkan dapat meminimalkan dampak dari gejolak global dan memastikan ketersediaan bahan bakar yang stabil.