Politik

PDIP Akan Sanksi Kader yang Terlibat dalam Intimidasi Dokter Icha

Senin, 29 Juni 2026, 17:14 WIB 77 views 2 menit baca
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dan Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dan Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira
Bagikan:

PDIP akan memberikan sanksi kepada kader yang terlibat dalam intimidasi dokter Icha, demikian dikatakan oleh Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. Ia menegaskan bahwa partai akan mengambil tindakan tegas jika kader terbukti melakukan intimidasi. Djarot menjelaskan bahwa sanksi akan diberikan sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan, mulai dari sanksi lisan hingga pemecatan.

Sebelumnya, nama anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Veronika Lake terseret dalam dugaan intimidasi berujung meninggalnya dokter Icha. Veronika telah memberikan klarifikasi atas tudingan tersebut, ia menjelaskan bahwa kehadirannya di rumah sakit bukanlah untuk melakukan intimidasi, melainkan untuk menjenguk keponakan seorang anggota DPRD yang sedang menjalani perawatan.

Veronika mengaku bahwa ia melihat perdebatan antara dua anggota DPRD dan seorang dokter saat ia memasuki ruangan. Ia kemudian menghampiri pasien untuk melihat kondisinya dan menanyakan tindak lanjut penanganan medis yang diberikan. Veronika juga menjelaskan bahwa pernyataannya "panggil wartawan saja" bukanlah ditujukan kepada dokter secara pribadi, melainkan sebagai usulan kepada salah satu rekan DPRD agar pelayanan kesehatan di rumah sakit mendapat perhatian publik.

Djarot menegaskan bahwa PDIP akan mengambil tindakan tegas jika kader terbukti melakukan intimidasi. Ia menjelaskan bahwa partai akan memproses kasus tersebut sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Dengan demikian, PDIP berharap dapat menjaga integritas dan kredibilitas partai, serta memastikan bahwa kader-kader partai bertindak sesuai dengan nilai-nilai dan prinsip partai.

A

Penulis

Ananta Prana

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait