Nasional

Pengamat Politik Kritik Pelaporan Tiyo Ardianto

Selasa, 23 Juni 2026, 22:12 WIB 8 views 1 menit baca
Advertisement
Advertisement
Bagikan:

Pengamat politik Ray Rangkuti merasa heran atas pelaporan mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto ke pihak kepolisian atas dugaan ujaran kebencian. Menurutnya, dibanding harus memperkarakan Tiyo, lebih baik mempersoalkan para penjahat yang berada di Indonesia.

Ray mengaku tidak mengerti dengan dasar laporan yang dilakukan pihak pelapor lantaran merasa tidak terima atas pernyataan Tiyo yang dinilai tidak etis karena telah menghina Presiden. Ia menyatakan bahwa menggunakan "sakit hati" sebagai dasar untuk melaporkan seseorang tidak tepat, karena jika itu menjadi dasar, maka semua orang bisa saling melaporkan.

Menurut Ray, yang lebih penting adalah menghukum para penjahat kriminal yang berada di Republik ini, bukan orang yang berpikir dan menyampaikan pendapat. Ia menyatakan bahwa "bukan itu yang kita inginkan. Yang kita inginkan itu adalah orang jahat dihukum, bukan orang berpikir dihukum".

Dengan demikian, Ray Rangkuti mengharapkan masyarakat untuk lebih fokus pada menghukum para penjahat dan tidak terlalu mempermasalahkan pernyataan yang disampaikan oleh seseorang, terutama jika pernyataan tersebut merupakan bentuk dari kebebasan berpikir dan berekspresi.

D

Penulis

Darma Yudhistira

Penulis di Jagad Info

Sumber: inews.id inews.id

Berita Terkait