Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Badan Legislasi (Baleg) telah menyepakati pengaturan hak dan kewajiban pengemudi ojol akan diatur dalam Undang-Undang terpisah. Keputusan ini diambil setelah melakukan pertimbangan dan diskusi yang mendalam tentang perlindungan dan kepastian hukum bagi pengemudi ojol.
Pengaturan hak dan kewajiban pengemudi ojol ini diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pengemudi ojol, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi penumpang. Dengan adanya Undang-Undang tersendiri, diharapkan pengemudi ojol dapat memiliki kepastian hukum dan perlindungan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaannya.
Keputusan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pengemudi ojol terhadap peraturan lalu lintas, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan bagi semua pengguna jalan. Dengan demikian, pengaturan hak dan kewajiban pengemudi ojol melalui Undang-Undang tersendiri ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian.