Insiden ini terjadi di kawasan Sunter, Jakarta Utara, dan telah diungkap oleh polisi setempat. Menurut keterangan polisi, pengemudi Toyota Calya berinisial GVK merasa bahwa mobilnya telah disenggol oleh Mini Cooper, sehingga ia melakukan aksi vandalisme terhadap kendaraan korban.
AKP Nurul Farouq Fadillah, Panit V Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa pelaku merasa kendaraannya diserempet, namun setelah dilakukan penyelidikan, tidak ditemukan bukti senggolan. "Pelaku merasa kendaraannya diserempet. Namun setelah dicek tidak ada, makanya korban tidak turun dari mobil karena ketakutan," ujarnya.
Rasa kesal yang berlebihan membuat pelaku turun dari mobil dan melampiaskan emosinya ke kendaraan korban, sehingga menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian Mini Cooper. "Saat belok, terlapor merasa tidak terima dan turun dari mobilnya dan setelahnya terjadi keributan. Lalu, terlapor melakukan pemukulan terhadap mobil korban serta merusak kaca spion kanan, 2 buah wiper, dan kerusakan pada bodi mobil," jelas AKP Nurul Farouq Fadillah.
Insiden ini telah menjadi perhatian polisi, dan mereka akan terus menyelidiki untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden ini. Sementara itu, pengemudi Mini Cooper yang menjadi korban telah mengalami kerugian material akibat aksi vandalisme tersebut.