Nasional

Pengukuhan Slamet Edy Purnomo sebagai Profesor Kehormatan di Unissula dihadiri Dirut BULOG

Minggu, 28 Juni 2026, 20:17 WIB 31 views 2 menit baca
Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Anggota BPK Slamet Edy Purnomo sebagai Profesor Kehormatan
Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Anggota BPK Slamet Edy Purnomo sebagai Profesor Kehormatan
Bagikan:

SEMARANG - Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, selaku Direktur Utama Perum BULOG, turut hadir dalam acara pengukuhan Slamet Edy Purnomo sebagai Profesor Kehormatan yang diadakan oleh Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) di Semarang. Kehadiran Rizal Ramdhani dalam acara tersebut menunjukkan dukungan terhadap sinergi antara lembaga negara dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, terutama dalam mendukung agenda strategis nasional di bidang ketahanan pangan.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Slamet Edy Purnomo menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama ketahanan nasional yang memerlukan tata kelola yang akuntabel, kolaboratif, dan berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berkomitmen untuk mendukung berbagai program pemerintah melalui fungsi pemeriksaan yang konstruktif, guna memastikan setiap kebijakan strategis, termasuk di sektor pangan, dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, dan transparan.

Dalam kesempatan tersebut, nama Direktur Utama Perum BULOG beberapa kali disebut sebagai pemimpin BUMN yang berperan penting dalam mendukung implementasi kebijakan pemerintah di bidang pangan. Hal ini mencerminkan peran strategis BULOG dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional. Ahmad Rizal Ramdhani juga menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Slamet Edy Purnomo atas pengukuhan tersebut, serta menekankan bahwa pemikiran Prof. Slamet mengenai tata kelola dan akuntabilitas sangat penting untuk mendukung program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan nasional.

Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa Perum BULOG siap bersinergi dengan semua pemangku kepentingan, termasuk BPK RI, untuk memastikan setiap penugasan pemerintah dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ia percaya bahwa penguatan tata kelola yang didukung oleh pengawasan independen dan konstruktif merupakan fondasi penting dalam keberhasilan program ketahanan pangan nasional. Sinergi antara pemerintah, BPK, BUMN, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan akan menjadi kekuatan utama dalam memastikan ketersediaan pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

I

Penulis

Indriani Atmaja

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait