Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah telah melakukan perombakan kabinet pada Jumat, 5 Juni 2026, dengan menunjuk dua putranya sebagai menteri. Perombakan ini mengindikasikan kemungkinan suksesi penguasa negara Asia Tenggara tersebut, yang dipimpin oleh Sultan Hassanal Bolkiah sejak 1967.
Putra kedua Sultan, Pangeran Abdul Malik, diangkat sebagai Menteri di Kantor Perdana Menteri, sedangkan adiknya, Pangeran Abdul Mateen, diangkat sebagai Menteri Luar Negeri. Sultan Hassanal Bolkiah tetap memegang jabatan kunci sebagai Perdana Menteri, Menteri Pertahanan, dan Menteri Keuangan.
Perombakan kabinet ini terjadi setahun sebelum Sultan Hassanal Bolkiah merayakan ulang tahun kenaikan takhta berliannya. Isu kesehatan juga menghinggapi Sultan yang berusia 79 tahun tersebut, yang hanya tampil di depan publik secara terbatas setelah menjalani operasi lutut pada Januari.
Putra sulung Sultan, Putra Mahkota Pangeran Al Muhtadee Billah, tetap menjadi Menteri Senior di Kantor Perdana Menteri. Perombakan kabinet ini merupakan perubahan pertama sejak 2022 dan menandai kemungkinan peralihan kekuasaan di Brunei.