Nasional

Potensi Besar Perdagangan Karbon di Bantargebang

Minggu, 05 Juli 2026, 05:40 WIB 58 views 1 menit baca
Advertisement
Advertisement
Bagikan:

Menteri Lingkungan Hidup, Muhammad Jumhur Hidayat, baru-baru ini mengungkapkan bahwa pengelolaan gas metana di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang memiliki potensi besar untuk menghasilkan nilai ekonomi melalui skema kredit karbon. Menurutnya, pengurangan emisi metana di kawasan tersebut dapat menghasilkan nilai ekonomi hingga ratusan miliar rupiah.

Jumhur menjelaskan bahwa apabila emisi gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah dapat ditekan atau dihilangkan, maka akan tercipta nilai ekonomi yang besar melalui skema kredit karbon. Ia menyampaikan hal ini langsung di hadapan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, dalam acara peluncuran dan diskusi buku Marhaenisme Dalil Baru untuk Gen Z di Taman Ismail Marzuki.

Ia mencontohkan bahwa jika emisi gas metana di Bantargebang dapat dihilangkan, maka nilai ekonomi yang dihasilkan dapat mencapai ratusan miliar rupiah. Jumhur juga menjelaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar memperoleh manfaat ekonomi dari perdagangan karbon karena perannya sebagai pemasok oksigen dunia melalui kawasan hutan yang dimiliki.

Menurut Jumhur, Indonesia perlu menambahkan aspek kesejahteraan dalam skema perdagangan karbon, karena selama ini perdagangan karbon umumnya hanya menitikberatkan pada aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Dengan demikian, diharapkan bahwa potensi besar perdagangan karbon di Bantargebang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

V

Penulis

Vina Maharani

Penulis di Jagad Info

Sumber: inews.id inews.id

Berita Terkait