Nasional

Prabowo Dorong Koperasi Sebagai Solusi Ekonomi Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026, 21:34 WIB 42 views 2 menit baca
Sentil Duit Kabur ke Luar Negeri, Prabowo Jagokan Koperasi Jadi Juru Selamat Ekonomi RI
Sentil Duit Kabur ke Luar Negeri, Prabowo Jagokan Koperasi Jadi Juru Selamat Ekonomi RI
Bagikan:

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menunjukkan keyakinannya terhadap potensi koperasi di Indonesia. Ia percaya bahwa koperasi dapat menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung perekonomian nasional melalui penguatan ekonomi kerakyatan yang dimulai dari tingkat pedesaan. Keyakinan ini disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang diadakan di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Minggu (12/7).

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa koperasi memiliki peran penting dalam menjaga agar roda ekonomi tetap berputar di dalam negeri dan tidak mengalir keluar. "Gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia, kekuatan ekonomi yang tidak akan bawa uang lari dari Indonesia," ungkapnya. Ia juga menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk membangun sistem ekonomi yang dapat dirasakan manfaatnya oleh petani, nelayan, dan buruh.

Presiden Prabowo menambahkan bahwa penguatan koperasi diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dari desa hingga kabupaten, sehingga manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat. Ia mencatat bahwa sebagian kekayaan yang dihasilkan oleh rakyat belum sepenuhnya kembali kepada mereka. Oleh karena itu, upaya pemerintah untuk memperkuat koperasi bertujuan agar hasil pembangunan ekonomi dapat lebih dirasakan di tingkat akar rumput.

Namun, Prabowo menegaskan bahwa penguatan koperasi tidak berarti pemerintah mengabaikan peran pelaku usaha lainnya. Ia menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan semua elemen ekonomi untuk mendorong pertumbuhan nasional. "Saya ingatkan, kita tidak anti perusahaan besar. Karena Indonesia ini negara besar, kita butuh koperasi, kita butuh UMKM, kita butuh swasta, kita butuh BUMN, BUMD. Kita butuh semuanya," jelasnya.

Presiden juga menjelaskan bahwa semua pelaku ekonomi harus saling mendukung sebagai bagian dari konsep Indonesia Incorporated, yang menekankan sinergi antara koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perusahaan swasta, serta badan usaha milik negara (BUMN) dan daerah (BUMD). Ia menekankan bahwa koperasi merupakan salah satu sokoguru perekonomian nasional sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa. Oleh karena itu, penguatan koperasi harus sejalan dengan penguatan sektor-sektor ekonomi lainnya.

Prabowo menutup pidatonya dengan penegasan bahwa memperkuat koperasi tidak berarti melemahkan sektor lain. "Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain, no. Kita perkuat semuanya. Saudara-saudara sekalian Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini," tuturnya.

A

Penulis

Adhe Dharma

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait