Nasional

Prof. Zainuddin Maliki: Perguruan Tinggi Harus Jadi Pusat Inovasi untuk Desa Tematik dan Ekspor

Selasa, 30 Juni 2026, 08:26 WIB 26 views 2 menit baca
Prof. Zainuddin Maliki: Kampus Harus Jadi Pusat Inovasi Bertumbuhnya Desa Tematik dan Ekspor
Prof. Zainuddin Maliki: Kampus Harus Jadi Pusat Inovasi Bertumbuhnya Desa Tematik dan Ekspor
Bagikan:

Dalam upaya mendorong kemajuan desa tematik dan ekspor, Prof. Zainuddin Maliki, Penasihat Menteri Desa PDT, menegaskan bahwa perguruan tinggi perlu bertransformasi dari sekadar lembaga pendidikan menjadi pusat inovasi dan pemberdayaan. Pernyataan ini disampaikan dalam Seminar Nasional yang diadakan oleh STITM Bojonegoro pada Senin (29/7/2026), dengan tema "Transformasi Pendidikan Desa Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045".

Prof. Zainuddin menjelaskan bahwa desa tematik berfungsi sebagai model pembangunan yang mengutamakan potensi unggulan desa untuk meningkatkan ekonomi lokal. Sementara itu, desa ekspor diharapkan dapat mengubah desa dari sekadar penyedia bahan mentah menjadi produsen barang bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar global. Ia menekankan bahwa untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, pembangunan sumber daya manusia di desa harus sejalan dengan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran kampus dalam melakukan riset, pendampingan, dan inovasi yang dapat mendukung terbentuknya desa-desa tematik dan ekspor. Prof. Zainuddin juga memberikan apresiasi kepada STITM Bojonegoro yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga berupaya membangun kepedulian sosial dan melibatkan para pendidik sebagai agen perubahan di desa.

Menurutnya, kemajuan di daerah penghasil minyak dan gas bumi seperti Bojonegoro tidak hanya diukur dari sumber daya alam yang ada, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia dan keberdayaan masyarakat desanya. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan melalui riset terapan, inovasi teknologi, dan pengembangan jejaring kemitraan dengan pemerintah serta dunia usaha.

Prof. Zainuddin menutup presentasinya dengan keyakinan bahwa kolaborasi antara STITM Bojonegoro dan para pendidik di kota tersebut dapat menghasilkan siswa dan sarjana yang berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat desa. Ia percaya bahwa jika desa berkembang, maka Indonesia juga akan maju, dan kolaborasi ini akan menjadi fondasi untuk mewujudkan Indonesia Emas dari desa.

A

Penulis

Agus Wigati

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait