Rafi Ashza Sejati, alumnus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), telah mencapai prestasi luar biasa dengan membawa startup energi terbarukan HIEREN ke Silicon Valley, Amerika Serikat. Ia berangkat bukan hanya mewakili diri sendiri, tetapi juga membawa nama Unsoed, Cilacap, dan semangat anak muda desa Indonesia.
Sebagai anak desa di Cilacap, Rafi mencermati persoalan yang sering dihadapi masyarakat, yaitu keterbatasan akses energi di wilayah pesisir dan pedesaan. Ia pun menciptakan social enterprise energi terbarukan berbasis pemberdayaan masyarakat desa. Inovasi Rafi berupa sistem modular plug and play yang dapat langsung digunakan tanpa proses perakitan dan mampu menyala selama 24 jam.
Selain itu, untuk mendukung pengelolaan energi mandiri oleh masyarakat, modular tersebut juga terintegrasi teknologi Artificial Intelligence of Things (AIoT). Rafi berhasil masuk Top 3 Pertamuda Seed and Scale 2025 kategori Energy Founder yang diselenggarakan PT Pertamina (Persero), sehingga ia berkesempatan mengikuti rangkaian kegiatan internasional di Silicon Valley.
Ketua Pusat Inkubator Bisnis LPPM Unsoed, Nur Wijayanti, S.TP., M.P., menyampaikan apresiasi atas capaian Rafi. Menurutnya, keberhasilan Rafi menunjukkan bahwa mahasiswa dan alumni Unsoed memiliki daya saing global apabila didukung ruang pengembangan, pendampingan, dan ekosistem inovasi yang tepat.
Rafi berharap pengalamannya bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain supaya berani bermimpi besar dan mulai berkarya. Ia juga berharap bahwa inovasi yang lahir dari kampus dan desa dapat diterima dunia, sehingga dapat membawa nama Unsoed dan Indonesia ke panggung internasional.