Rektor Universitas Indonesia (UI) Heri Hermansyah angkat bicara terkait rencana adanya satu dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di perguruan tinggi. Menurut Heri, hal itu harus dikaji lebih lanjut, bukan oleh universitas, tetapi justru oleh pengelola usaha yang kemungkinan akan dijadikan dapur MBG.
Heri menjelaskan bahwa universitas memiliki banyak unit usaha, seperti hotel, yang sudah memiliki dapur yang biasa melayani masakan dan lain-lain untuk tamu hotel. Menurutnya, jika nanti ada MBG, maka perlu dikaji terlebih dahulu, tentunya bukan di universitasnya, tetapi di unit usahanya yang lebih relevan.
Heri juga menjelaskan bahwa tugas utama perguruan tinggi adalah pendidikan, penelitian, riset, inovasi dan pengabdian pada masyarakat. Tujuannya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Sementara terkait pelaksanaan MBG, biasanya bisa diserahkan ke unit-unut usaha dari perguruan tinggi.
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menganjurkan agar satu perguruan tinggi minimal memiliki satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang populer sebagai dapur untuk memasak menu MBG. Menurutnya, pelibatan kampus merupakan pertimbangan yang logis dan strategis dengan kampus sebagai knowledge-based solution provider.