Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan terhadap 1.121 personel perwira tinggi dan perwira menengah. Mutasi ini tertuang dalam tujuh Surat Telegram yang diterbitkan pada 25 Juni 2026.
Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi. "Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," kata Trunoyudo.
Adapun tujuh Surat Telegram yang diterbitkan meliputi beberapa personel yang mendapatkan promosi maupun perpindahan jabatan setara. Sejumlah jabatan strategis turut mengalami pergantian, di antaranya Kapuslitbang Polri yang kini dijabat Brigjen Didi Hayamansyah. Dari total 1.121 personel yang dimutasi, sebanyak 748 personel mendapatkan promosi maupun perpindahan jabatan setara.
Rotasi besar-besaran ini juga mencakup mutasi beberapa pejabat tinggi Polri, termasuk Kapolda Aceh dan Papua Barat Daya. Mutasi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.