Korlantas Polri melaporkan bahwa hingga saat ini, sekitar 22 persen dari total pemudik yang berangkat pada periode Lebaran 2026 masih belum kembali ke Jakarta. Situasi ini memicu perhatian khusus dari pihak kepolisian untuk menerapkan strategi pengaturan lalu lintas guna mengatasi potensi kemacetan yang dapat terjadi seiring dengan kepulangan pemudik.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, “Kami telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan pada jalur-jalur utama yang menjadi titik kepulangan pemudik.” Ia menambahkan bahwa strategi ini akan memastikan kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi kepadatan yang biasanya terjadi saat arus balik Lebaran.
Data dari Korlantas menunjukkan bahwa jumlah kendaraan yang kembali ke Jakarta masih belum optimal, dengan lebih dari separuh pemudik diperkirakan baru akan berangkat dalam beberapa hari ke depan. Berbagai faktor turut mempengaruhi situasi ini, termasuk keputusan para pemudik untuk memperpanjang waktu berlibur maupun alternatif transportasi yang mereka pilih untuk pulang. “Kami berharap para pemudik dapat kembali dengan aman dan lancar,” ujar Jenderal Sigit.
Untuk mendukung kelancaran arus balik, pihak kepolisian akan meningkatkan jumlah personel di lapangan, terutama di titik-titik rawan kemacetan. “Kami juga akan menggunakan teknologi, seperti CCTV dan aplikasi pengawasan lalu lintas, untuk memantau kondisi di jalur-jalur utama,” tambahnya.
Sejumlah pemudik juga memberikan tanggapan mengenai persiapan pihak kepolisian. Salah seorang pemudik, Ibu Rina, menyatakan, “Saya berharap ada lebih banyak petugas di jalan, sehingga arus lalu lintas bisa terjaga.” Harapan ini mencerminkan kerinduan para pemudik untuk kembali ke ibu kota tanpa mengalami hambatan yang berarti.
Meski upaya pengaturan lalu lintas terus dilakukan, kepadatan diperkirakan tetap terjadi di sejumlah ruas jalan, terutama saat weekend. Oleh karena itu, Korlantas Polri meminta agar para pemudik dapat merencanakan waktu perjalanan mereka dengan baik dan mematuhi semua rambu-rambu lalu lintas yang ada.
Dengan berbagai langkah yang telah dipersiapkan, diharapkan pemudik yang masih berada di luar Jakarta dapat kembali dengan aman dan situasi lalu lintas dapat terjaga dengan baik. Pihak berwenang akan terus memonitor perkembangan arus balik dan siap beradaptasi dengan situasi yang muncul di lapangan.