Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengirim surat resmi kepada Kongres AS untuk memberitahukan dimulainya operasi militer terhadap Iran. Dalam surat tersebut, Trump menjelaskan alasan, sasaran, dan ruang lingkup serangan militer AS terhadap Iran.
Surat yang tertanggal 10 Juli 2026 tersebut menyatakan bahwa operasi militer dimulai pada 7 Juli sebagai respons atas serangan Iran terhadap beberapa kapal dagang berbendera netral yang melintasi Selat Hormuz pada 6-7 Juli. Menurut Trump, serangan tersebut terjadi meskipun kedua negara sebelumnya telah menyepakati nota kesepahaman (MoU) gencatan senjata pada 17 Juni.
Gedung Putih menjelaskan bahwa surat tersebut merupakan pemberitahuan resmi kepada Kongres terkait dimulainya operasi militer terhadap Iran. Beberapa media AS yang mengutip sumber pejabat Gedung Putih melaporkan bahwa Kongres telah menerima pemberitahuan tersebut pada pekan lalu.
Dalam suratnya, Trump menegaskan bahwa MoU gencatan senjata yang disepakati sebelumnya mewajibkan Iran menggunakan "upaya terbaik" untuk menjamin jalur aman bagi kapal-kapal dagang yang berlayar dari Teluk Persia menuju Laut Oman melalui Selat Hormuz. Trump juga menyatakan bahwa Iran telah gagal memenuhi komitmen tersebut dengan menyerang kapal dagang berbendera netral.