Uni Emirat Arab (UEA) telah menjadi sasaran serangan dari militer Iran, yang berlangsung pada Senin (4/5/2026). Ini merupakan serangan pertama kali sejak gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat (AS) berlaku pada 7 April lalu. Akibat serangan tersebut, tiga warga India mengalami luka setelah hantaman drone kamikaze Iran terhadap sebuah bangunan di Fujairah memicu kebakaran besar.
Menurut pemerintah UEA, serangan ini menargetkan Zona Industri Minyak Fujairah. "Tim pertahanan sipil Fujairah segera mulai merespons (kebakaran) dan terus berupaya untuk mengendalikannya," bunyi pernyataan pemerintah UEA. Serangan drone serta kebakaran tersebut terjadi bersamaan dengan pengumuman pihak berwenang UEA bahwa mereka berhasil mencegat tiga rudal Iran.
Serangan ini berlangsung setelah UEA menyatakan wilayah udaranya bebas dari ancaman. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan eskalasi konflik di wilayah tersebut. Pemerintah UEA dan Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang serangan ini, namun situasi tetap dinantikan dengan ketat.