Nasional

Staf Gedung Putih dan Jurnalis Buang Ponsel Setelah Kunjungan ke China

Sabtu, 16 Mei 2026, 10:28 WIB 19 views 1 menit baca
Staf Gedung Putih dan Jurnalis Buang Ponsel Setelah Kunjungan ke China
Advertisement
Bagikan:

Setelah kunjungan Presiden Donald Trump ke China, staf Gedung Putih dan jurnalis yang mengikuti perjalanan tersebut diminta membuang ponsel sekali pakai yang digunakan di luar negeri. Mereka juga diminta membuang tanda pengenal yang diberikan oleh pejabat China sebelum menaiki Air Force One.

Menurut Emily Goodin, jurnalis The New York Post, sebelum penerbangan pulang dari Beijing, beberapa staf mengumpulkan semua barang yang diberikan oleh pejabat China. Barang-barang tersebut kemudian dibuang di dalam tempat sampah di bawah tangga pesawat. "Tidak ada barang dari China yang diizinkan masuk pesawat," tulis Goodin dalam posting-an di media sosial.

Barang-barang yang dibuang termasuk ponsel sekali pakai yang digunakan oleh staf Gedung Putih, pin identifikasi delegasi AS, serta kartu pers China. Langkah ini diambil untuk menghindari kemungkinan penyadapan oleh pihak China. Dengan membuang barang-barang tersebut, staf Gedung Putih dan jurnalis dapat memastikan bahwa tidak ada informasi rahasia yang bocor.

Kunjungan Presiden Trump ke China merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat hubungan antara kedua negara. Namun, langkah-langkah keamanan yang diambil oleh staf Gedung Putih dan jurnalis menunjukkan bahwa masih ada kekhawatiran tentang kemungkinan penyadapan dan keamanan informasi.

A

Penulis

Agus Wigati

Penulis di Jagad Info

Sumber: inews.id inews.id

Berita Terkait