Nasional

Transformasi Polri Melalui Konsep Presisi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Kamis, 25 Juni 2026, 04:53 WIB 22 views 2 menit baca
Boni Hargens: Konsep Presisi Listyo Sigit Bawa Perubahan Signifikan di Tubuh Polri
Boni Hargens: Konsep Presisi Listyo Sigit Bawa Perubahan Signifikan di Tubuh Polri
Bagikan:

jpnn.com, JAKARTA - Analis Politik Senior Boni Hargens menilai bahwa penerapan konsep Presisi oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo telah membawa perubahan yang signifikan dan fundamental dalam transformasi kinerja serta budaya di tubuh Polri. Hal ini berujung pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian yang sebelumnya mengalami tantangan reputasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Boni saat peluncuran buku 'Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Sang Arsitektur PRESISI Polri' di Jakarta pada Rabu, 24 Juni 2026. Boni menjelaskan bahwa visi Presisi Polri merupakan desain besar yang dirancang untuk menjawab tantangan kontemporer yang dihadapi oleh institusi kepolisian. Dia menekankan bahwa Jend. (Pol) Listyo Sigit Prabowo telah mewarisi institusi yang berada di persimpangan, menghadapi tekanan publik yang semakin kritis dan tuntutan reformasi yang mendesak.

"Visi Presisi Polri adalah konsep transformasi holistik yang menjadi panduan arah kebijakan dan budaya kerja Polri modern, dengan mengintegrasikan tiga nilai inti yang saling mendukung," ungkap Boni Hargens. Dia kemudian menjelaskan tiga unsur utama yang menjadi landasan visi tersebut, yaitu Prediktif, Responsibilitas, serta Transparansi dan Berkeadilan.

Menurut Boni, unsur Prediktif menunjukkan bahwa Polri kini memanfaatkan data analitik berbasis teknologi informasi untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sebelum masalah tersebut berkembang. Sementara itu, Responsibilitas berarti Polri melakukan tugasnya secara efektif dan humanis, serta dapat dipertanggungjawabkan. Terakhir, Transparansi dan Berkeadilan berfungsi untuk menjamin akuntabilitas dalam setiap tindakan hukum, sehingga kepercayaan publik dapat terjaga dan keadilan dapat dirasakan oleh masyarakat.

Boni juga menegaskan bahwa transformasi Polri yang dipimpin oleh Kapolri Jend. Pol. Listyo Sigit Prabowo mencakup aspek organisasi, operasional, pelayanan publik, dan pengawasan internal. "Empat pilar utama ini menjadi landasan yang kokoh bagi perubahan institusi Polri secara menyeluruh dan terstruktur," tambahnya.

Peluncuran buku tersebut diselenggarakan oleh Forum Civil Society for Police Watch dan dihadiri oleh penulis buku, Ali Ramadhan, serta Boni Hargens yang menulis prolog di buku tersebut. Buku ini dibagi menjadi dua bagian, dengan bagian pertama membahas 'Fondasi & Visi' yang menggambarkan perjalanan karir dan konsep transformasi PRESISI, sedangkan bagian kedua mengangkat tema 'Disrupsi Demokrasi & Korps Bhayangkara Masa Depan'. Ali Ramadhan menyatakan bahwa buku ini mengulas perjalanan kepemimpinan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri dan menawarkan kerangka analitis mengenai peran Polri dalam menghadapi disrupsi demokrasi di era digital.

J

Penulis

Jaya Abdi

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait