Universitas Gadjah Mada (UGM) membuka kesempatan bagi calon mahasiswa baru melalui jalur seleksi mandiri 2026 dengan kuota 3.729 kursi. Ini merupakan upaya untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa yang tidak lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Menurut Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Wening Udasmoro, jalur seleksi mandiri ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi di UGM. "Kami menyediakan kuota kurang lebih 3.729 calon mahasiswa baru di jalur seleksi mandiri," kata Wening.
Wening juga menjelaskan bahwa data pendaftaran menunjukkan adanya dinamika minat calon mahasiswa terhadap program studi di UGM. Sekolah Vokasi menjadi fakultas dengan jumlah peminat tertinggi mencapai 21.730 peserta, diikuti oleh Fakultas Teknik dengan 10.702 peminat dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebanyak 5.463 peminat.
Wening menambahkan bahwa tingginya jumlah pendaftar di SNBT menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang dimiliki UGM. "Minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di UGM masih sangat tinggi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas pendidikan, layanan akademik, dan akses pendidikan yang inklusif," ungkapnya.
Bagi yang berminat mendaftar jalur seleksi mandiri, Wening mengimbau masyarakat mengakses informasi resmi terkait proses penerimaan mahasiswa baru hanya melalui laman resmi UGM di admissions.ugm.ac.id. Ia juga meminta masyarakat lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang menjanjikan kelulusan masuk UGM dengan imbalan sejumlah biaya.