Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah sedang berupaya untuk mengembalikan kepercayaan publik. Langkah ini diambil menyusul berbagai protes dan demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa dan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Prasetyo menjelaskan bahwa pemerintah fokus pada penguatan koordinasi dan kerja sama, serta mengambil kebijakan yang diharapkan dapat memperkuat mata uang dan persepsi publik serta pasar. "Kami berupaya memperkuat yang tadi disampaikan," ujarnya saat konferensi pers di Kantor Kepresidenan, Istana Negara, pada Senin (15/6).
Lebih lanjut, Prasetyo mengungkapkan bahwa Danantara juga telah melaksanakan penerbitan Global Bond senilai USD 1,5 miliar dan berhasil bertemu dengan 122 investor untuk menstabilkan ekonomi Indonesia. "Presiden menekankan beberapa hal yang merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan kepercayaan kepada pelaku ekonomi," tambahnya.
Prasetyo menegaskan bahwa tingginya permintaan terhadap global bond menunjukkan kepercayaan investor dari berbagai belahan dunia, termasuk Amerika, Eropa, dan Asia. "Itu adalah sesuatu yang perlu kita syukuri," tuturnya. Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi.
Ke depan, pemerintah akan terus berupaya untuk memperkuat kepercayaan publik dan menciptakan stabilitas ekonomi yang lebih baik.