Nasional

Validitas Data Penerima Manfaat Kunci Keberhasilan Program Sekolah Rakyat

Senin, 29 Juni 2026, 05:19 WIB 22 views 2 menit baca
Mensos Tegaskan Validitas Data Jadi Kunci Sukses Program Sekolah Rakyat
Mensos Tegaskan Validitas Data Jadi Kunci Sukses Program Sekolah Rakyat
Bagikan:

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menekankan bahwa keakuratan data penerima manfaat adalah faktor utama dalam keberhasilan Program Sekolah Rakyat. Hal ini penting agar bantuan pendidikan dari pemerintah dapat tepat sasaran dan diterima oleh anak-anak dari keluarga miskin yang berhak. Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak di Indonesia.

Menurut Syaifullah, ketepatan data merupakan fondasi penting agar program ini dapat menjangkau anak-anak yang benar-benar membutuhkan. Dengan demikian, tujuan pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan dan mengurangi kemiskinan dapat tercapai. "Program ini dimulai dengan kejujuran data, kejujuran penerima manfaat, dan kejujuran semua pihak yang diberi tanggung jawab agar tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat," ujarnya saat meninjau kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Budi Perkasa Palembang (SRMA 7) pada hari Minggu.

Saat ini, Sekolah Rakyat telah beroperasi di 116 lokasi di berbagai daerah di Indonesia, memanfaatkan gedung milik pemerintah, termasuk SRMA 7 Palembang yang menggunakan aset Kementerian Sosial. Pemerintah juga sedang mempersiapkan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat yang dapat menampung lebih dari 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Target pemerintah adalah menambah jumlah peserta didik Sekolah Rakyat menjadi sekitar 30 ribu siswa pada tahun 2026, sehingga total penerima manfaat mencapai sekitar 45 ribu siswa secara nasional.

Seluruh peserta didik Sekolah Rakyat berasal dari keluarga yang berada pada desil 1, yaitu kelompok masyarakat dengan kondisi sosial ekonomi terendah. Program ini tidak hanya menawarkan pendidikan gratis, tetapi juga berperan dalam memutus rantai kemiskinan melalui pemberdayaan keluarga penerima manfaat. "Orang tuanya juga harus diberdayakan, sehingga Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan," tambahnya.

Di Sumatera Selatan, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat sedang berlangsung di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kabupaten Ogan Ilir, dan Kabupaten Empat Lawang. Sementara itu, untuk Kota Palembang masih dalam tahap penyediaan dan pembebasan lahan. Secara keseluruhan, pemerintah sedang membangun 104 gedung permanen Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, dengan harapan setiap kabupaten dan kota memiliki setidaknya satu Sekolah Rakyat permanen yang dapat menampung sekitar 1.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA.

A

Penulis

Agus Wigati

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait