Kesehatan

Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin: Efek Berbahaya Bagi Kesehatan Masyarakat

Kamis, 09 Juli 2026, 15:01 WIB 49 views 2 menit baca
Tingginya paparan polutan akibat kebakaran TPA Jatiwaringin bisa membahayakan kesehatan masyarakat di sekitarnya. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Tingginya paparan polutan akibat kebakaran TPA Jatiwaringin bisa membahayakan kesehatan masyarakat di sekitarnya. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Bagikan:

Menurut dokter spesialis anak dari Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Cynthia Centauri, kebakaran di tempat pembuangan sampah memiliki risiko tinggi karena berbagai jenis material ikut terbakar, termasuk plastik. Pembakaran plastik sendiri dapat menghasilkan zat berbahaya yang bisa berdampak buruk untuk kesehatan.

"Kalau yang terbakar itu sampahnya bermacam-macam, apalagi ada sampah plastik, memang sangat berbahaya. Salah satunya menghasilkan dioksin atau furan yang risikonya sangat tinggi," ujar Cynthia dalam konferensi pers. Tak cuma mengganggu pernapasan, paparan dioksin dan furan juga berisiko memicu gangguan saraf hingga meningkatkan risiko kanker.

Dampak polusi udara sendiri dapat dirasakan segera setelah terhirup, utamanya pada anak yang memiliki riwayat masalah pernapasan. "Begitu polusi udara terhirup, efeknya bisa langsung dirasakan. Terutama pada pasien yang punya asma, bisa langsung memicu serangan," ujar Cynthia.

Cynthia mengimbau, warga yang tinggal di sekitar lokasi agar segera dievakuasi jika kualitas udara telah membahayakan. Evakuasi ini perlu menjadi prioritas. "Kalau memang kadar polutannya sedemikian tinggi dan padat, tidak memungkinkan untuk bernapas dan mengancam nyawa, harus dievakuasi tentunya orang-orang atau warga di sekitar tempat tersebut," ujar Cynthia.

Jika evakuasi tidak memungkinkan, Cynthia menyarankan warga untuk tetap berada di dalam rumah dan menutup ventilasi agar polusi tidak masuk ke dalam. Atau, gunakan air purifier jika tersedia. "Kalau memang harus keluar rumah, mungkin kita gunakan alat pelindung diri (APD). Kita cek terus bagaimana kadar polusi di luar rumah," tambahnya.

V

Penulis

Vina Maharani

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait