Kesehatan

Bahaya Mencium Bayi: Risiko Infeksi Mata Serius

Selasa, 09 Juni 2026, 22:02 WIB 15 views 2 menit baca
Ilustrasi. jangan sembarangan cium bayi, bisa berakibat fatal. (iStockphoto)
Ilustrasi. jangan sembarangan cium bayi, bisa berakibat fatal. (iStockphoto)
Bagikan:

Di Jakarta, banyak orang tua yang melarang orang lain mencium bayi mereka karena khawatir akan risiko kesehatan. Meskipun beberapa orang mungkin menganggap larangan ini berlebihan, sejumlah penelitian dan sumber medis menyebutkan bahwa kebiasaan mencium bayi sembarangan dapat menyebabkan risiko kesehatan tertentu, terutama pada bayi yang sistem kekebalan tubuhnya belum matang.

Salah satu risiko yang paling sering disorot adalah penularan Herpes Simplex Virus tipe 1 (HSV-1), virus penyebab herpes mulut atau cold sore. Dalam kondisi tertentu, virus ini dapat menyerang mata dan menyebabkan infeksi serius hingga gangguan penglihatan permanen. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), HSV-1 merupakan virus yang sangat umum ditemukan pada orang dewasa, dan dapat menular melalui kontak oral, air liur, kontak kulit, dan ciuman.

Infeksi herpes pada mata dikenal sebagai herpes simplex keratitis, yang terjadi ketika HSV menginfeksi kornea atau lapisan bening di bagian depan mata. Kondisi ini dapat menyebabkan keratitis atau peradangan kornea, luka pada permukaan mata, jaringan parut kornea, hingga kehilangan penglihatan. American Academy of Ophthalmology (AAO) juga menjelaskan bahwa herpes pada kornea dapat menyebabkan ulkus, jaringan parut, kornea menjadi keruh, hingga kehilangan penglihatan permanen.

Bayi baru lahir termasuk kelompok yang paling rentan terhadap HSV, karena daya tahan tubuh mereka belum matang. Infeksi HSV pada bayi tidak hanya dapat menyerang kulit dan mulut, tetapi juga mata, sistem saraf, hingga organ tubuh lain. Oleh karena itu, tenaga kesehatan umumnya menyarankan beberapa langkah sederhana untuk mengurangi risiko penularan HSV pada bayi, seperti tidak mencium bayi saat sedang sakit atau mengalami cold sore, mencuci tangan sebelum menyentuh bayi, menghindari mencium area wajah, mata, atau mulut bayi, serta membatasi kontak dekat bila sedang mengalami infeksi herpes.

A

Penulis

Ananta Prana

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait