Nasional

BNN Sita Uang dan Aset Senilai Rp 40 Miliar dari Bos Gendut Terkait Pencucian Uang

Jumat, 14 Agustus 2026, 00:38 WIB 64 views 2 menit baca
BNN Sita Uang & Aset Sebesar Rp 40 Miliar Hasil Pencucian Uang Bos Gendut
BNN Sita Uang & Aset Sebesar Rp 40 Miliar Hasil Pencucian Uang Bos Gendut
Bagikan:

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengumumkan penyitaan uang tunai sebesar Rp 1,277 miliar dan aset lainnya yang totalnya hampir mencapai Rp 40 miliar dari seorang bandar narkoba berinisial MR, yang dikenal sebagai Bos Gendut. Penyitaan ini merupakan hasil dari pengembangan penyidikan terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan MR.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, menjelaskan bahwa penyidik menemukan aliran aset yang diduga terkait dengan aktivitas narkotika yang dilakukan oleh MR. "Dari hasil pengembangan terhadap yang bersangkutan, Bos Gendut atau MR itu kita sudah mengembangkan TPPU-nya yang sudah berhasil kami sita, ada uang sebesar Rp 1,277 miliar," ungkap Roy dalam konferensi pers di Kantor BNN Jakarta Utara.

Selain uang tunai, BNN juga menyita sejumlah aset dengan total nilai sekitar Rp 39,950 miliar. Roy menekankan bahwa penanganan terhadap MR tidak hanya terbatas pada kasus narkotika, tetapi juga mencakup dugaan pencucian uang yang berkaitan dengan hasil kejahatan narkoba. "Artinya perkara tersebut kita proses tidak semata-mata pada perkara pokoknya 92 kilo tetapi kita berhasil memproses tindak pidana pencucian uang," tambahnya.

MR merupakan buronan BNN dalam kasus kepemilikan sabu seberat 92 kilogram dan ditangkap setelah penggerebekan yang dilakukan oleh BNN bersama Polda Metro Jaya di Kampung Bahari, Jakarta Utara. Penggerebekan tersebut dilakukan setelah penyidik menginterogasi MR dan mendapatkan informasi mengenai jaringan narkoba yang lebih luas.

Operasi penggerebekan yang dilakukan sekitar pukul 06.00 WIB tersebut sempat mendapatkan perlawanan dari jaringan narkoba, di mana petugas dilempari mercon dan petasan. Personel gabungan yang dilengkapi perlengkapan taktis kemudian merespons dengan menembakkan gas air mata untuk mengendalikan situasi. Rekaman video menunjukkan personel BNN dan Brimob berjaga dengan mengenakan rompi antipeluru dan helm selama operasi berlangsung.

Ke depannya, BNN akan terus mengembangkan penyidikan terkait kasus ini dan berupaya untuk mengungkap lebih banyak jaringan narkoba yang terlibat.

A

Penulis

Ananta Prana

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait