Kesehatan

Bocah 13 Tahun Kehilangan Tangan dan Kaki Akibat Flu

Rabu, 01 Juli 2026, 17:20 WIB 26 views 2 menit baca
Ilustrasi. Seorang bocah asal Texas, Amerika Serikat (AS), harus kehilangan kaki dan tangan gara-gara flu. (istockphoto/Panorama Images)
Ilustrasi. Seorang bocah asal Texas, Amerika Serikat (AS), harus kehilangan kaki dan tangan gara-gara flu. (istockphoto/Panorama Images)
Bagikan:

Penyakit flu yang biasanya dianggap ringan dapat berubah menjadi kondisi yang sangat serius. Kaydin Baldwin, seorang bocah asal Texas, Amerika Serikat, mengalami hal ini ketika usianya 13 tahun. Ia tertular flu yang kemudian memburuk dan membuatnya harus dirawat di rumah sakit selama 117 hari.

Kondisinya semakin parah hingga ia didiagnosis pneumonia streptokokis dan sepsis, keduanya dikenal sebagai penyakit yang mengancam jiwa. Dokter memutuskan untuk mengamputasi tangan kanan dan kedua kakinya demi menyelamatkan nyawanya. "Dalam sekejap, semua yang dia ketahui, seperti berlarian bersama teman, melakukan tugas sehari-hari, memimpikan masa depannya, langsung berubah total," ujar sang kakak, Arieanna Valdez.

Kaydin tetap menjadi seorang gadis yang lucu dan kuat, meskipun harus menghadapi tantangan yang seharusnya tidak perlu dihadapi oleh anak mana pun. Ia belajar bagaimana menjalani hidup di dunia ini sekali lagi, dengan keberanian yang menginspirasi semua orang di sekitarnya. Sepasang kaki palsu telah terpasang di tubuhnya untuk membantunya menjalani hidup sehari-hari.

Meski jarang terjadi, beberapa komplikasi dapat timbul akibat influenza, termasuk infeksi bakteri yang parah dan mengancam jiwa. Kaydin menderita pneumonia nekrotik, pneumonia bakteri langka yang menyerang orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae atau Staphylococcus aureus.

Komplikasi lain yang lebih parah akibat flu bisa meliputi peradangan jantung (miokarditis), peradangan otak (ensefalitis), serta kegagalan multi-organ pada ginjal atau sistem pernapasan. Flu juga dapat memperburuk kondisi kesehatan kronis, seperti asma dan penyakit jantung kronis. Beberapa gejala menandakan komplikasi seperti kesulitan bernapas, nyeri di dada atau perut, pusing, kebingungan, kejang, kelemahan parah atau nyeri otot, dan demam atau batuk yang memburuk.

J

Penulis

Jarot Kusna

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait