Setelah mengalami koreksi yang tajam dalam beberapa bulan terakhir, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Harga saham yang sebelumnya tertekan hingga mencapai Rp444 kini bergerak naik, mencapai sekitar Rp665 pada perdagangan 9 Juni 2026. Pergerakan ini menandakan adanya peluang untuk perubahan arah tren.
Analisis teknikal menunjukkan terbentuknya pola rounded bottom, yang umumnya menjadi indikasi pergeseran tren dari bearish menjadi bullish. Pola ini muncul setelah harga mengalami penurunan dari level 1.800 hingga menyentuh titik terendah di Rp444 sebelum mulai mengalami kenaikan bertahap. Menurut analisis dari Maybank Sekuritas, CUAN saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah berhasil mempertahankan area support Fibonacci 61,8 persen di level Rp615. Selama level ini tidak ditembus ke bawah, peluang pemulihan tetap terbuka.
Namun, perjalanan menuju tren naik yang lebih kuat tidak akan mudah. Dalam jangka pendek, saham CUAN harus menghadapi resistance pertama di kisaran Rp700 hingga Rp730. Area ini menjadi penghalang awal yang harus dilalui agar momentum beli semakin kuat. Jika resistance tersebut berhasil ditembus dengan volume transaksi yang meningkat, perhatian pasar akan beralih ke resistance yang lebih signifikan di level Rp860. Penembusan di atas area tersebut dapat mengubah sentimen pasar secara drastis dan membuka peluang penguatan menuju target menengah di sekitar Rp1.595.
Volume transaksi juga mulai menunjukkan sinyal positif, dengan aktivitas perdagangan yang lebih besar dibandingkan fase konsolidasi sebelumnya, menandakan adanya minat beli di level-level bawah. Indikator MACD telah memberikan sinyal beli, menunjukkan bahwa momentum negatif yang mendominasi mulai melemah dan berpotensi berbalik menjadi positif. Meskipun demikian, investor perlu tetap waspada, karena indikator teknikal secara keseluruhan belum sepenuhnya mendukung reli yang berkelanjutan.
Dari sisi Moving Average, kecenderungan masih menunjukkan sinyal jual, dengan 10 indikator jual dan hanya 2 indikator beli. MA5 sederhana berada di level 687 dan masih memberikan sinyal jual, sementara MA20, MA50, MA100, hingga MA200 juga menunjukkan posisi jual. Ini menandakan bahwa tren jangka menengah dan panjang belum sepenuhnya beralih menjadi bullish. Hanya MA10 sederhana dan MA5 eksponensial yang mulai memberikan sinyal beli, menunjukkan perbaikan pada pergerakan harga jangka pendek.
Posisi harga juga menarik untuk dicermati dari sisi Pivot Point. Pivot klasik berada di level 641,67, sementara harga saat ini bergerak di sekitar 665, yang berarti saham sudah berada di atas pivot harian. Selama harga dapat bertahan di atas level ini, peluang untuk menguji resistance pertama di 683,34 dan selanjutnya 726,67 masih terbuka. Sebaliknya, jika tekanan jual kembali muncul dan harga turun di bawah pivot, area support di 598,34, 556,67, hingga 513,34 perlu diperhatikan.
Untuk strategi perdagangan, pendekatan konservatif masih menjadi pilihan terbaik. Investor agresif dapat mulai melakukan buy on weakness di area 640-625, dengan disiplin menerapkan stop loss di bawah Rp625 jika support gagal dipertahankan. Sementara itu, investor yang lebih mengutamakan konfirmasi sebaiknya menunggu harga menembus Rp700-Rp730 dengan volume yang meningkat sebelum menambah posisi. Konfirmasi paling kuat akan muncul jika CUAN mampu menembus Rp860, yang menjadi pintu masuk menuju fase bullish dengan potensi target teknikal di sekitar Rp1.595 dalam jangka menengah.
Dengan demikian, CUAN mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, namun perjalanan menuju tren naik yang sesungguhnya masih memerlukan konfirmasi dari pergerakan harga dan volume transaksi. Selama area support tetap terjaga dan momentum beli terus meningkat, peluang pemulihan masih menjadi skenario yang lebih dominan dibandingkan kelanjutan tren turun.