Nasional

Dampak Perang Timur Tengah pada Pariwisata Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026, 14:01 WIB 38 views 1 menit baca
Advertisement
Advertisement
Bagikan:

Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai berdampak pada sektor pariwisata Indonesia. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyiapkan strategi baru dengan membidik pasar wisatawan mancanegara dari Asia Tenggara, Asia Timur, hingga Oceania.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi penurunan jumlah wisatawan asal Timur Tengah akibat ketidakpastian global yang masih berlangsung. "Dinamika geopolitik di Timur Tengah ini tidak dipungkiri dapat berdampak pada jumlah wisatawan mancanegara yang datang dan juga devisa," ujar Widiyanti.

Menurutnya, strategi diversifikasi pasar wisatawan menjadi langkah penting agar sektor pariwisata nasional tetap tumbuh di tengah tantangan global. Terlebih, wisatawan Timur Tengah selama ini dikenal sebagai salah satu penyumbang devisa besar bagi industri pariwisata Indonesia.

Kemenpar berencana untuk membuka pasar di Asia Tenggara, Timur, dan Oceania untuk mengantisipasi penurunan wisatawan asal Timur Tengah. Dengan demikian, sektor pariwisata Indonesia dapat tetap tumbuh dan berkembang meskipun terdapat tantangan global.

A

Penulis

Adhe Dharma

Penulis di Jagad Info

Sumber: inews.id inews.id

Berita Terkait