Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa perusahaan sedang mengkaji pembentukan badan usaha leasing pesawat di bawah Danantara. Hal ini dilakukan untuk menjalani kontrak pembelian 50 pesawat Boeing dari Amerika Serikat.
Dony menjelaskan bahwa opsi pembentukan perusahaan leasing ini dikaji untuk mendapatkan formula yang lebih efisien dan paling menguntungkan untuk negara maupun perusahaan maskapai. "Kita sedang mengkaji juga kemungkinan Danantara membuka perusahaan leasing company sendiri dan sebagainya. Jadi dipertimbangkan mana yang paling menguntungkan untuk kita," ujarnya.
Proses pembelian 50 pesawat Boeing masih dalam tahap kajian, mulai dari jadwal kedatangan pesawat hingga skema bisnisnya. Namun, Dony menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen membeli pesawat Boeing. "Tentu banyak pertimbangan ya, dan tentu komitmennya harus kita jalankan, tapi pertimbang-pertimbang. Waktunya juga kan masih dipelajari, kedatangan pesawatnya, business models-nya, termasuk juga nanti leasing-nya akan pakai yang mana," sambungnya.