Nasional

Delapan WNI Direkrut Menjadi Tentara Rusia oleh Pihak Ketiga

Selasa, 01 September 2026, 17:44 WIB 24 views 2 menit baca
Info dari Bang Dasco: 8 WNI yang Jadi Tentara Rusia Direkrut Pihak Ketiga
Info dari Bang Dasco: 8 WNI yang Jadi Tentara Rusia Direkrut Pihak Ketiga
Bagikan:

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menginformasikan bahwa terdapat delapan warga negara Indonesia (WNI) yang telah direkrut untuk menjadi tentara Rusia. Informasi ini diperoleh dari intelijen dan disampaikan kepada media di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa (1/9).

Dasco menjelaskan bahwa perekrutan tersebut dilakukan oleh pihak ketiga yang menawarkan lowongan kerja dengan gaji tinggi, seolah-olah sebagai tenaga pengamanan atau administrasi. "Mereka membuat seolah-olah itu adalah lowongan satpam atau pun tenaga administrasi yang diiming-imingi oleh gaji yang besar," ujarnya. Akibatnya, delapan WNI tersebut mendaftar dan kemudian dikirim untuk bertugas sebagai tentara Rusia, bukan sebagai satpam seperti yang mereka kira.

Saat ini, otoritas intelijen dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sedang berupaya menjalin komunikasi dengan pihak Rusia untuk mengetahui status delapan WNI tersebut. Dasco menambahkan, "Otoritas intelijen dan Kemlu sudah melakukan antisipasi, berkoordinasi, dan kemudian mengirimkan utusan kepada negara-negara tersebut."

Sebelumnya, Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina juga mengungkapkan bahwa mereka memiliki data mengenai delapan WNI yang bergabung dengan tentara Rusia. Dalam laporan yang dipublikasikan, disebutkan bahwa Rusia aktif merekrut tentara asing untuk berperang melawan Ukraina, dengan tawaran gaji tinggi dan tugas yang tidak berhubungan langsung dengan pertempuran.

Menurut laporan tersebut, banyak rekrut yang tidak menyadari bahwa mereka akan ditempatkan di garis depan, dan beberapa di antaranya dilaporkan tewas dalam waktu singkat. Selain WNI, terdapat juga rekrut dari negara lain seperti Nepal, Kuba, Kenya, dan India.

Perkembangan lebih lanjut mengenai status delapan WNI ini masih ditunggu, sementara pihak berwenang terus berupaya untuk mengatasi situasi ini.

V

Penulis

Vina Maharani

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait