Kesehatan

Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Pap Smear

Kamis, 11 Juni 2026, 22:11 WIB 9 views 2 menit baca
Ilustrasi. (Foto: iStock/Ivan-balvan).
Ilustrasi. (Foto: iStock/Ivan-balvan).
Bagikan:

Di Indonesia, kanker serviks masih menjadi salah satu penyakit yang mematikan bagi perempuan. Setiap hari, sekitar 56 perempuan Indonesia meninggal akibat penyakit ini. Ironisnya, sekitar 70 persen kasus baru terdiagnosis ketika sudah memasuki stadium lanjut karena pasien tidak pernah menjalani skrining rutin.

Pap smear merupakan metode skrining kanker serviks yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kementerian Kesehatan RI, dan American Cancer Society. Prosedur ini dilakukan dengan mengambil sampel sel dari permukaan leher rahim (serviks) menggunakan sikat khusus untuk kemudian diperiksa di laboratorium. Bersama tes HPV DNA, pap smear merupakan metode skrining kanker serviks yang efektif.

Menurut Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Onkologi Kandungan di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Dr. dr. Tricia Dewi Anggraeni, SpOG(K) Subs.Onk, terdapat sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker serviks. Faktor tersebut antara lain memiliki banyak pasangan seksual atau berganti-ganti pasangan, melakukan aktivitas seksual pada usia dini, memiliki riwayat infeksi menular seksual, kurang menjaga kebersihan organ intim, serta kebiasaan merokok.

Adapun jadwal pemeriksaan pap smear disesuaikan dengan usia. Perempuan berusia 21 hingga 29 tahun dianjurkan menjalani pap smear setiap tiga tahun. Sementara pada usia 30 hingga 64 tahun, pemeriksaan pap smear dapat dilakukan setiap tiga tahun atau dikombinasikan dengan tes HPV DNA setiap lima tahun. Untuk usia di atas 65 tahun, kebutuhan skrining ditentukan berdasarkan rekomendasi dokter.

Dengan melakukan pemeriksaan pap smear secara rutin, perempuan dapat meningkatkan peluang kesembuhan jika terdiagnosis dengan kanker serviks. Deteksi pada stadium awal memberikan peluang kesembuhan yang jauh lebih besar. Inilah alasan utama mengapa pap smear rutin sangat dianjurkan.

A

Penulis

Ananta Prana

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait