Pengamat politik Emrus Sihombing mengatakan bahwa pelarangan pemutaran film Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita di beberapa wilayah justru membuat film dokumenter tersebut semakin meledak. Menurut dia, masyarakat akan semakin penasaran dengan film itu karena efek pantul cermin.
Emrus menjelaskan bahwa teori efek cermin menyatakan bahwa pelarangan atau sensor dapat memicu ketertarikan masyarakat terhadap sesuatu. "Kalau tidak dilarang, tidak se-booming itu. Jadi justru dia membantu, inilah efek pantul cermin," ujarnya dalam program Rakyat Bersuara.
Emrus juga menekankan pentingnya berdialog dengan masyarakat dan memberikan kesadaran, pengetahuan, dan perubahan sehingga mereka dapat menerima suatu ide atau inovasi. Menurutnya, pendekatan ini lebih efektif daripada pelarangan atau sensor.