Gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026) pagi waktu setempat, telah menewaskan setidaknya 48 orang. Banyak korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan, sehingga tim SAR harus berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi mereka.
Menurut laporan awal, 18 orang tewas di Kota Pereira, sementara 2 orang lainnya tewas di Kota Manizales. Wali Kota Pereira, Mauricio Salazar, menyatakan bahwa "situasinya kritis" dan upaya pencarian serta penyelamatan korban masih berlangsung. Wali Kota Manizales, Jorge Eduardo Rojas, juga mendapat laporan awal mengenai dua korban tewas di kotanya.
Tim SAR terus berusaha mengevakuasi korban dari puluhan bangunan yang runtuh di beberapa kota Kolombia. Upaya ini diharapkan dapat menyelamatkan nyawa sebanyak mungkin, terutama mereka yang masih terjebak di bawah reruntuhan. Gempa bumi ini telah menyebabkan kerusakan parah dan kepanikan di kalangan masyarakat, sehingga dibutuhkan bantuan dan dukungan dari berbagai pihak untuk mengatasi bencana ini.