Partai Golkar melalui Sekretaris Jenderalnya, M Sarmuji, mengajak Nahdlatul Ulama (NU) untuk memperkuat perannya dalam politik besar yang berorientasi pada kepentingan kebangsaan. Hal ini disampaikan dalam forum diskusi Bincang-bincang Menjelang Muktamar NU bertajuk 'NU Masa Depan dan Masa Depan NU' yang diselenggarakan Yayasan Talibuana Nusantara di Jakarta.
Sarmuji menekankan bahwa ada perbedaan mendasar antara politik kecil dan politik besar. Menurutnya, jika NU lebih sibuk menjadi tim sukses dan memikirkan siapa calon yang akan menang dalam pemilu, maka itu berarti tarikan politik kecil pada NU sedang menguat. Sebaliknya, jika NU lebih fokus mengawal kualitas pemilu agar suara rakyat benar-benar terefleksikan dengan benar, maka posisi NU dalam politik besar justru semakin kuat.
Sarmuji berharap NU dapat mengurangi keterlibatannya dalam politik kecil dan fokus pada kepentingan nasional. Dengan demikian, peran NU sebagai penyeimbang dalam politik dapat semakin efektif dan membawa manfaat bagi kepentingan kebangsaan.