--- Prabowo Resmikan Penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang ---
--- Presiden Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, yang menghasilkan pemilihan kepemimpinan baru untuk periode 2026-2031. ---
10 artikel
--- Presiden Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, yang menghasilkan pemilihan kepemimpinan baru untuk periode 2026-2031. ---
Taufik CH, Sekretaris Jenderal Himpunan Advokat Nahdlatul Ulama, mengungkapkan bahwa hasil Muktamar NU dapat dibatalkan jika terbukti adanya praktik politik uang dalam pemilihan.
Pengasuh Pondok Pesantren Raudlotul Huffadz di Bali, Ainun Ni’am, berharap Muktamar ke-35 NU dapat merumuskan arah organisasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU) bersama komunitas Diaspora NU mengadakan Halaqoh Nasional untuk membahas peran alumni pesantren dalam industri halal.
Gus Ghofur menilai kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa sebagai pengingat penting tentang kejayaan ulama Nusantara dalam keilmuan Islam, serta diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Nahdlatul Ulama.
Kegiatan bedah kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa karya Kiai Zulfa Mustofa akan dilaksanakan di Jakarta pada 10 Juli 2026, setelah sebelumnya dibahas di Jombang.
Partai Golkar mengajak Nahdlatul Ulama (NU) untuk memperkuat perannya dalam politik besar yang berorientasi pada kepentingan kebangsaan. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji, berharap NU dapat...
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya sikap terbuka dan jujur dalam menghadapi persoalan bangsa. Ia menyerukan agar Indonesia tidak lagi menutup-nutupi kenyataan dengan kata-kata manis.
Ulama terkemuka Nahdlatul Ulama mengeluarkan tiga seruan penting menjelang Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar di Pesantren Al Falah Ploso, Kediri.
Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU merupakan forum strategis dalam struktur Nahdlatul Ulama yang telah melahirkan berbagai keputusan krusial sejak 1981.