Ekonomi

HATM Alokasikan Rp17,36 Miliar untuk Dividen, Sebagian Besar Laba Ditahan

Kamis, 11 Juni 2026, 13:16 WIB 10 views 3 menit baca
HATM Alokasikan Rp17,36 Miliar untuk Dividen, Sebagian Besar Laba Ditahan
PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) memutuskan menahan sebagian besar laba bersih tahun buku 2025. Foto: dok HATM
Bagikan:

PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) telah mengambil keputusan untuk menahan sebagian besar laba bersih tahun buku 2025. Meskipun demikian, perusahaan yang bergerak di sektor pelayaran ini tetap memberikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya. Keputusan mengenai pembagian dividen tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di mana HATM menyetujui pembagian dividen sebesar Rp17,36 miliar, yang setara dengan Rp2 per saham, dari total laba bersih tahun 2025 yang mencapai Rp97,13 miliar.

Keputusan ini menunjukkan bahwa mayoritas laba perusahaan tidak dibagikan kepada pemegang saham. Dari total laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp97,13 miliar, HATM hanya mengalokasikan sekitar 17,9 persen untuk dividen tunai. Selain itu, perusahaan juga menyisihkan Rp16,8 miliar untuk dana cadangan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas, sementara sisa laba tahun berjalan akan ditetapkan sebagai laba ditahan. Keputusan ini disetujui dalam RUPS Tahunan yang berlangsung pada 9 Juni 2026, bersamaan dengan persetujuan laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Kebijakan pembagian dividen yang cenderung konservatif ini membuat lebih dari 80 persen laba bersih tahun 2025 tetap berada di dalam perusahaan. Langkah ini memperkuat posisi modal HATM, yang pada akhir 2025 memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp497,26 miliar dan total ekuitas mencapai Rp1,60 triliun. Kebijakan ini menunjukkan bahwa perusahaan lebih memilih untuk menjaga fleksibilitas keuangan dan kapasitas pendanaan internal dibandingkan mengalokasikan sebagian besar keuntungan untuk dividen.

Dalam keterbukaan informasi, HATM juga telah menetapkan jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 18 Juni 2026, dengan ex dividen jatuh pada 19 Juni 2026. Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak atas dividen ditetapkan pada 22 Juni 2026 pukul 16.00 WIB, dan pembayaran dividen tunai dijadwalkan pada 8 Juli 2026.

Di pasar modal, pengumuman pembagian dividen ini muncul saat saham HATM menunjukkan performa positif dalam jangka panjang. Pada perdagangan Kamis siang, saham HATM berada di level Rp322 per saham, mengalami kenaikan 0,62 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Aktivitas perdagangan tercatat mencapai sekitar 15,13 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp4,9 miliar. Dengan harga tersebut, kapitalisasi pasar HATM mencapai sekitar Rp2,79 triliun, dengan rasio Price to Book Value (PBV) sekitar 1,74 kali dan Price Earnings Ratio (PER) trailing sekitar 50,77 kali.

Secara historis, pergerakan saham HATM menunjukkan kinerja positif. Dalam satu tahun terakhir, saham perusahaan jasa angkutan laut ini menguat sekitar 24,81 persen, dan dalam periode tiga bulan terakhir, sahamnya juga naik sekitar 7,33 persen. Namun, secara year-to-date, kinerja saham HATM mengalami koreksi sekitar 22,22 persen, mencerminkan adanya tekanan di sektor transportasi dan logistik di pasar modal. Dengan kebijakan dividen yang konservatif dan mayoritas laba ditahan, HATM tampak lebih mengutamakan penguatan struktur permodalan dibandingkan memaksimalkan distribusi laba kepada pemegang saham dalam jangka pendek, yang dapat menjadi bekal bagi perusahaan dalam menjaga keberlanjutan operasional dan mendukung pengembangan bisnis di industri pelayaran nasional.

D

Penulis

Dinda Mughni

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait