Ekonomi

IHSG Mendekati Level Psikologis, ELSA Tawarkan Dividen Yield 8,1 Persen

Selasa, 09 Juni 2026, 13:03 WIB 6 views 2 menit baca
IHSG Mendekati Level Psikologis, ELSA Tawarkan Dividen Yield 8,1 Persen
Sektor industri menjadi motor utama kenaikan IHSG dengan penguatan 5,93 persen. (Foto: KabarBursa/Desty Luthfiani)
Bagikan:

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan reli yang kuat pada perdagangan sesi pertama, Selasa, 9 Juni 2026, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 4,82 persen ke angka 5.599,74, mendekati level psikologis 5.600. Aksi beli yang masif terlihat pada saham-saham berkapitalisasi besar dan emiten dari sektor energi, dengan hampir seluruh sektor menunjukkan pergerakan positif. Sebanyak 603 saham mengalami penguatan, sementara 118 saham mengalami penurunan, dan 92 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp13,79 triliun dengan volume perdagangan sebesar 24,71 miliar saham.

Sektor industri menjadi pendorong utama kenaikan ini dengan penguatan mencapai 5,93 persen, diikuti oleh sektor bahan baku yang naik 5,71 persen dan sektor energi yang menguat 5,08 persen. Beberapa saham unggulan yang mencatatkan kenaikan signifikan antara lain TLKM dengan kenaikan 8,94 persen, TPIA yang naik 8,41 persen, BBNI 8,31 persen, BBRI 6,56 persen, BMRI 6,47 persen, dan AMMN yang menguat 6,35 persen.

Di tengah euforia pasar, PT Elnusa Tbk (ELSA) menawarkan cerita yang berbeda dengan fokus pada potensi pendapatan pasif melalui dividen. Perseroan memutuskan untuk membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp44,29 per saham, yang setara dengan 45 persen dari laba bersih, menghasilkan dividend payout ratio yang menarik. Dengan asumsi harga saham dibuka di level Rp550, dividen ini memberikan indikasi dividend yield sekitar 8,1 persen, yang tergolong menarik di tengah pemulihan pasar.

Sentimen positif ini langsung tercermin pada pergerakan saham ELSA, yang ditutup di level Rp570, naik 15 poin atau setara 2,70 persen dari perdagangan sebelumnya. Saham sempat mencapai level tertinggi Rp575 sebelum ditutup, dengan level terendah Rp540 dan harga pembukaan Rp555. Aktivitas perdagangan ELSA juga cukup aktif, dengan volume mencapai 159,81 juta saham dan nilai transaksi Rp8,94 miliar.

Momentum ini menempatkan ELSA dalam posisi yang menarik, di mana sahamnya mendapat dukungan dari sentimen positif reli IHSG dan penguatan sektor energi, serta potensi dividen yang memberikan imbal hasil yang relatif tinggi. Pelaku pasar kini menantikan pengumuman resmi mengenai jadwal cum date dan tanggal pembayaran dividen. Dengan kondisi pasar yang kondusif dan sektor energi yang terus menguat, ELSA berpeluang untuk terus menarik minat investor, baik yang mencari capital gain maupun pendapatan dividen.

D

Penulis

Darma Yudhistira

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait