Pendidikan

Kandungan Gula pada Buah Matang dan Mengkal

Selasa, 04 Agustus 2026, 22:36 WIB 59 views 2 menit baca
Kandungan Gula pada Buah Matang dan Mengkal
Sumber gambar: kompas.com
Bagikan:

Di masyarakat, buah yang sudah matang sering dianggap memiliki kadar gula lebih tinggi. Hal ini dapat dilihat dari rasa buah yang lebih manis. Menurut Prof. Antonius Suwanto, Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University, kandungan gula pada buah matang memang lebih tinggi dibanding buah yang masih mengkal.

Prof. Antonius menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena karbohidrat pada buah mengkal masih didominasi pati resisten yang dicerna lebih lambat oleh tubuh. Selama proses pematangan, pati kompleks di dalam buah akan berubah menjadi gula sederhana, seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Makanya, makin matang buahnya, makin tinggi juga kandungan gulanya dan rasanya jadi semakin manis.

Perbedaan kandungan gula antara buah matang dan mengkal tidak membuat buah mengkal kehilangan manfaatnya bagi kesehatan. Buah mengkal tetap memberikan manfaat karena kaya akan vitamin dan antioksidan. Namun, untuk memilih konsumsi buah mengkal atau matang perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan masing-masing.

Prof. Antonius berujar bahwa buah mengkal dapat menjadi pilihan untuk orang yang ingin atau perlu membatasi asupan gula. Kandungan fruktosa dalam buah lebih rendah namun tetap mengandung mineral, vitamin, dan serat yang baik bagi tubuh. Kendati demikian, Prof. Antonius mengingatkan untuk memperhatikan porsi asupan buah mengkal.

Lebih baik lagi jika buah dikonsumsi dalam bentuk utuh karena kandungan serat alaminya masih terjaga. Serat alami berguna karena akan menjadi bahan makanan bagi bakteri baik di usus besar. Dengan demikian, baik buah mengkal maupun buah matang tetap bermanfaat bagi kesehatan selama dikonsumsi secara bijak.

V

Penulis

Vina Maharani

Penulis di Jagad Info

Sumber: kompas.com kompas.com

Berita Terkait