Pendidikan

Kehidupan di Era Kecerdasan Buatan: Apakah Kita Sedang Hidup dalam Gelembung?

Kamis, 23 Juli 2026, 21:48 WIB 67 views 2 menit baca
Kehidupan di Era Kecerdasan Buatan: Apakah Kita Sedang Hidup dalam Gelembung?
Sumber gambar: kompas.com
Bagikan:

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengingatkan bahwa dunia saat ini mungkin sedang berada dalam gelembung kecerdasan buatan. Menurut Stella, gelembung AI adalah kondisi ketika hampir semua persoalan dianggap memiliki satu jawaban yang sama, yaitu AI. Ia mengingatkan bahwa gelembung semacam ini suatu saat dapat pecah dan menyisakan kerugian.

Stella mencontohkan bahwa dunia pernah mengalami fenomena serupa, seperti gelembung tulip di Eropa empat abad lalu dan demam dot-com di akhir 1990-an. Menurutnya, AI telah memberikan banyak manfaat, tetapi euforia terhadap AI juga berisiko membuat masyarakat mengabaikan dampak negatif yang mulai muncul.

Stella menilai bahwa banyak hal yang saat ini diagung-agungkan tentang AI masih sebatas potensi, belum menjadi kenyataan. Ia mengajak mahasiswa dan perguruan tinggi untuk berpikir kritis mengenai perkembangan AI dan menyiapkan diri agar mampu bertahan ketika teknologi tersebut semakin berkembang. Menurut Stella, perguruan tinggi dan mahasiswa perlu berfokus pada tiga kemampuan yang hingga kini belum bisa digantikan AI, yaitu menciptakan pengetahuan, mentransmisi pengetahuan, dan mengkurasi pengetahuan.

Stella juga menekankan bahwa kesintasan manusia di era AI juga ditentukan oleh seberapa besar manusia menghargai manusia itu sendiri. Misalnya, apakah manusia masih mau menghargai kreativitas, seperti novel otentik manusia, ketika suatu saat AI sudah mampu menciptakan hal yang sama. Tanpa penghargaan kepada manusia, maka manusia sendirilah yang pada akhirnya akan menuai kerugian.

A

Penulis

Agus Wigati

Penulis di Jagad Info

Sumber: kompas.com kompas.com

Berita Terkait