Nasional

Keluarga Pasien Melaporkan Dugaan Malapraktik ke Polresta Barelang

Minggu, 09 Agustus 2026, 18:09 WIB 39 views 3 menit baca
Keluarga Pasien Laporkan Dugaan Malapraktik ke Polresta Barelang
Keluarga Pasien Laporkan Dugaan Malapraktik ke Polresta Barelang
Bagikan:

BATAM - Keluarga dari Dewi Sartika Sitinjak (24) telah melaporkan dugaan malapraktik ke Polresta Barelang, Batam, Kepulauan Riau, pada Sabtu (8/8) malam. Laporan ini dibuat setelah Dewi mengalami kondisi kritis dan harus dirawat di ruang ICU selama sekitar sepuluh hari setelah menjalani operasi. Saat ini, Dewi masih bergantung pada alat bantu pernapasan.

Kuasa hukum keluarga, Jendris Sihombing, menjelaskan bahwa laporan ini diajukan karena pihak keluarga mempertanyakan kondisi Dewi pascaoperasi serta penanganan medis yang diterimanya. “Kondisinya sudah sangat kritis setelah mendapatkan penanganan lanjutan pascaoperasi di Awal Bros. Keluarga tidak terima dengan penanganan medis yang dilakukan oleh pihak rumah sakit,” ungkap Jendris setelah menjalani pemeriksaan di Polresta Barelang.

Menurut informasi yang disampaikan oleh keluarga melalui kuasa hukum, Dewi menjalani operasi pada Selasa (28/7) malam, yang dijadwalkan setelah konsultasi medis satu minggu sebelumnya. Keluarga menyatakan bahwa kondisi Dewi baik-baik saja selama dua jam setelah operasi, bahkan sempat berkomunikasi dengan keluarga melalui panggilan video WhatsApp di ruang rawat inap.

Namun, setelah dua jam pascaoperasi, Dewi menerima tiga suntikan yang dikatakan sebagai obat untuk meredakan nyeri dan menangani pendarahan. Jendris menjelaskan, “Dari sinilah semua bermula, dua jam setelah operasi pihak rumah sakit memberi pasien tiga dosis suntikan.” Keluarga mengaku melihat perubahan kondisi Dewi setelah obat tersebut diberikan, di mana Dewi mulai mengeluhkan sesak dan nyeri.

Setelah pemberian dosis ketiga melalui infus, petugas medis meninggalkan ruangan. Keluarga melaporkan bahwa sekitar 30 menit kemudian, Dewi mengalami kejang, tidak bernapas, dan kehilangan kesadaran. Pendamping pasien segera memanggil petugas medis, dan sejumlah perawat serta dokter jaga datang untuk memberikan pertolongan. Keluarga menyatakan bahwa upaya resusitasi dilakukan sebelum Dewi dipindahkan ke ruang ICU.

Sehari setelah dirawat di ICU, keluarga menerima informasi tentang gangguan pada beberapa organ tubuh Dewi, termasuk jantung, hati, dan ginjal. Keluarga menegaskan bahwa Dewi tidak memiliki riwayat alergi terhadap obat, yang menjadi salah satu pertanyaan mereka kepada pihak rumah sakit. Persoalan ini sempat dibahas dalam mediasi antara keluarga dan pihak rumah sakit, namun penjelasan yang diberikan mengenai dugaan reaksi alergi belum memuaskan keluarga.

Keluarga kini menuntut kejelasan mengenai jenis obat yang diberikan kepada Dewi, mengingat kondisi pasien yang sehat sebelum operasi. “Karena alasan mereka seperti itu, maka keluarga mempertanyakan apa jenis obat yang mereka suntikkan ke Dewi hingga kini sudah 10 hari dia dalam kondisi koma,” jelas Jendris. Laporan ini kini menjadi dasar bagi pihak kepolisian untuk menindaklanjuti dugaan malapraktik yang disampaikan oleh keluarga.

Keluarga berharap proses hukum dapat mengungkap penyebab kondisi Dewi serta memberikan kepastian mengenai penanganan medis yang diterimanya selama perawatan.

E

Penulis

Eira Orelia

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait